Friday, 9 March 2018

persija jakarta

Jika Ikuti Tren Seperti Ini, Marko Simic Tak Lama Bermain di Persija Jakarta
Kamis, 8 Maret 2018 21:10 WIB

FERI SETIAWAN/BOLASPORT.COM
Ekspresi Marko Simic saat laga Persija Jakarta kontra Tampines Rovers dalam ajang Piala AFC 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

TRIBUNNEWS.COM - The Jakmania langsung jatuh cinta kepada Marko Simic. Kehadiran striker berusia 30 tahun itu di Persija Jakarta seolah menjadi oase.
Marko Simic bergabung ke Macan Kemayoran, julukan Persija Jakarta, pada 27 Desember 2017.
Sambil menunggu Liga 1 2018 dimulai, Marko Simic ikut tampil di Piala Presiden 2018.

Hasilnya sangat mengagumkan bagi Marko Simic dan Persija Jakarta.
Persija Jakarta menjuarai Piala Presiden 2018 setelah melumat Bali United 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 17 Februari 2018.
Dua dari tiga gol itu dipersembahkan Marko Simic.
Dan Marko Simic meraih dua penghargaan, yakni Pencetak Gol Terbanyak dengan 11 gol dalam 7 laga dan Pemain Terbaik.
Sebelas hari setelah final Piala Presiden 2018 itu, tepatnya 28 Februari 2018, Marko Simic mencetak hatrik brilian dalam kemenangan 4-1 atas Tampines Rovers pada penyisihan Grup H Piala AFC 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Penampilan gemilang Marko Simic itu langsung menyedot perhatian para pencinta sepak bola Tanah Air.
Entah siapa yang memulai, tiba-tiba menyeruak ide untuk menaturalisasi Marko Simic guna membantu timnas Indonesia, baik di ajang Asian Games 2018 maupun Piala AFF 2018.Marko Simic kini menjadi bintang sekaligus pujaan baru Indonesia, terutama The Jakmania, dengan julukan Super Simic.
Namun, sampai kapan Marko Simic bisa terus membela Persija Jakarta?
sumber;tribunnews
Sampai Macan Kemayoran merebut gelar Liga 1 2018, yang akan dimulai 23 Maret 2018 dengan laga pembuka Persija Jakarta versus Bhayangkara FC?

Ingat, Marko Simic bergabung ke Persija Jakarta setelah tak mencapai kesepakatan dengan Kelantan FA.
Pemain kelahiran Pakrac, Rijeka, Kroasia (pecahan Yugoslavia), itu dikontrak Persija Jakarta dua tahun hingga 30 November 2019.
14 Klub
Jika mengikuti klub-klub yang pernah disinggahinya, Marko Simic memiliki kecenderungan tak betah berlama-lama.
Marko Simic memulai karier sepak bola seniornya di FC Daugava, klub Latvia, tahun 2008.
Dalam tempo tujuh tahun, Marko Simic berpindah-pindah hingga 8 klub kecil Eropa.
Pada 2015, pemain bertinggi badan 1,87 meter itu memulai petualangan ke Asia Tenggara.

moto gp

Penggemar MotoGP Mulai Padati Sirkuit Internasional Sepang
Minggu, 29 Oktober 2017 10:57

JUMADI MAPPANGANRO
Para penggemar MotoGP mulai memadati Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia, Minggu (29/10/2017).
Laporan wartawan Tribun Timur Jumadi Mappanganro
TRIBUN-TIMUR.COM, SEPANG - Para penggemar MotoGP mulai memadati Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia, Minggu (29/10/2017).
Mereka berdatangan sejak pukul 08.00 waktu setempat. Sementara balapan MotoGP baru akan digelar sebentar siang pukul 14.00 waktu setempat.

Namun sebelum para rider MotoGP tampil adu kecepatan tunggangan mereka, para rider Moto3 dan Moto2 akan tampil lebih dulu di Sirkuit Internasional Sepang hari ini.
Para penggemar MotoGP ini ada yang datang menumpang bas persiaraan (bus wisata), mobil taksi, mobil pribadi hingga sepeda motor.

Para penggemar MotoGP mulai memadati Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia, Minggu (29/10/2017). (JUMADI MAPPANGANRO)
Mengantisipasi membeludaknya penonton, pengelola Sirkuit Sepang telah menyediakan puluhan toilet darurat di beberapa titik di sekitar sirkuit.
Bagian dalam toilet darurat tersebut mirip toilet di pesawat. Tersedia keran air dan tissu. Lumayan bersih. Juga tak bau.

Toilet darurat yang disedikan untuk penonton di luar sirkuit Sepang Malaysia (JUMADI MAPPANGANRO)
Di sekitar area sirkuit, juga tersedia banyak stand atau both yang menyediakan aneka merchandise, minuman, makanan ringan maupun berat.
Juga ada both-both yang memajang motor-motor aneka jenis dan merek dari sejumlah produsen motor dunia. (*)

pengaruh gadget

Pengaruh Gadget Dikalangan Remaja

Perkembangan gadget dewasa ini sangat luar biasa, bahkan penggunaaannyapun sudah merambah jauh ke desa termasuk menghilangkan batas usia pemakainya. Gadget selalu diartikan lebih tidak biasa atau didesain secara lebih pintar dibandingkan dengan teknologi normal pada masa penemuannya. Gadget kadang juga disebut dengan gizmos. Memiliki gadget tentu sah dan tidak salah, gadget kini bukan lagi menjadi barang tersier, bahkan untuk sebagian orang telah mejadi kebutuhan primer. Gadget boleh saja kita sebut pelengkap, dengan  fungsi melengkapi kehidupan  profesional dan keseharian kita. Kesalahan terjadi apabila gadget beralih fungsi menjadi  esensi dalam hidup. Saat ini kita memasuki era gadget. Gadget ini  mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan kita. Berbicara masalah pengaruh gadget ada yang positif dan ada yang negatif terhadap remaja Indonesia.
A.    Pengertian Gadget
Gadget merupakan sebuah inovasi dari teknologi terbaru dengan kemampuan yang lebih baik dan fitur terbaru yang memiliki tujuan maupun fungsi lebih praktis dan juga lebih berguna. Seiring perkembangan Pengertian Gadget pun menjadi berkembang yang sering kali menganggap smartphone adalah sebuah gadget dan juga teknologi komputer ataupunlaptop bila telah diluncurkan produk baru juga dianggap sebagai gadget.
Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Dalam bahasa Indonesia, gadget disebut sebagai “acang”. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”. Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.
contoh-contoh dari gadget di antaranya telepon pintar (smartphone) seperti iphone dan blackberry, serta netbook (perpaduan antara komputer portabel seperti notebook dan internet).
 B. Proses Masuknya Gadget Dikalangan Remaja 
Proses masuknya gadget di kalangan remaja  dengan berbagai faktor, saat ini Perkembangan Dunia Teknologi Peranti Lunak sudah menembus sampai ke tingkat pedesaan, hal ini merupakan sebuah kemajuan khususnya di bidang Teknlogi Informasi. Bayangan, penduduk didaerah pedesaan sangat banyak memakai Smarphone, android , I-Pad, Laptop dan lan sebagainya. Sehingga memudahkan mengakses dunia Informasi. Bandingkan, pada masa lalu Instrumen semacam itu hanya dimiliki oleh kalangan menengah keatas dan hanya di kawasan Kota-kota besar, Dapat dikatakan orang desa sangat jarang memiliki Gadget sehingga kemajuan meninggalkan mereka. Baik ketinggalan Informasi, perkembangan cakrawala, dan ketinggalan berita peristiwa yang terjadi didaerah lain dan belahan bumi lainnya.
Gadget masuk di kalangan remaja dengan perlahan dan tidak disadari oleh  remaja yang menjadi korban perkembangan gadget, alasan yang sangat klasik dari seseorang yang di wawancarai seputar perkembangan gadget yang marak di kalangan remaja, Menurutnya gadget bukan hanya sebagai wahana atau media komunikasi tapi di jadikan sebagai ajang bergangsi yang menuntut semua remaja untuk selalu mengikuti tren baru dari maraknya  gadget atau gadget di jadikan sebagai life style yang menyebabakan kesenjangan ssial terjadi di kalangan ekonomi bawah,menengah,dan ekonomi atas.
C.    Penggunaan Gadget Dikalangan Remaja
Penggunaan gadget bukanlah hal baru lagi di kehidupan remaja. Gadget bukan hanya dijadikan pembantu kehidupan ataupun alat komunikasi dengan dunia luar, tapi juga bisa dijadikan teman untuk mengisi waktu luang, seperti penggunaan internet, bermain game, mendengar musik/radio, menyimpan kenangan lewat foto/video. Namun tak jarang penggunaan gadget berdampak negatif seperti menyimpan foto/video yang tidak senonoh, melupakan waktu belajar, bahkan hingga menukar jawaban ujian.
Terdapat 70% pelajar yang menyatakan bahwa mereka memiliki gadget karena ingin mengikuti kemajuan teknologi. 10% pelajar lainnya memiliki gadget karena diberi oleh orangtua mereka. Selain itu, pelajar memiliki gadget karena ingin mendapatkan kemudahan dalam komunikasi.
Hampir seluruh pelajar memiliki gadget. Pelajar yang memiliki gadget selalu membawa barang tersebut ke sekolah. Tidak jarang mereka menggunakan gadget saat jam pelajaran. Penggunaan gadget untuk menghitung, internet, bahkan untuk sms, game, dan membuka jejaring sosial seperti facebook ataupun twitter sering dilakukan pelajar ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung.
D.    Dampak Gadget Dikalangan Remaja
1.      Dampak positif
Pengaruh atau dampak positifnya yaitu sangat memudahkan kita sebagai remaja (pelajar hingga mahasiswa) dalam melakukan kegiatan mencari informasi. Selain itu remaja dapat belajar mengembangkan ketrampilan teknis dan sosial yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan memperluas  pertemanan berkat situs jejaring social meskipun sebagian besar diantara mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Nah,dengan hal itu remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Gadget juga mempermudah kita untuk menyelesaikan tugas-tugas secara cepat, dan dapat digunakan sebagai media berbisnis secara online. Dan kita bisa mengikuti perkembangan zaman dalam era globalisasi ini, sehigga kita tidak menjadi gaptek ( gagap teknologi ). Apalagi dengan ukuran yang terbilang kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana membuat gadget seolah-olah sebuah barang yang tidak terpisahkan dari pemiliknya.
Penggunaan gadget memiliki beberapa dampak positif bagi kehidupan para remaja.Gadget dapat memudahkan para remaja untuk menjalin komunikasi dengan keluarga maupun teman-temannya tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Hal itu disebabkan oleh tersedianya fasilitas telepon atau akses internet yang dapat digunakan untuk chattingmaupun membuka jejaring sosial pada gadget.
Gadget juga dapat berperan sebagai media informasi. Dengan tersedianya akses internet pada gadget memungkinkan para remaja untuk memperoleh berbagai informasi yang dibutuhkannya. Selain akses internet, berbagai fitur seperti permainan, kamera, dan pemutar musik pun dapat menjadi media hiburan bagi para remaja. Dikatakan sebagai media hiburan karena fitur-fitur tersebut dapat digunakan untuk melepas kepenatan.
2.      Dampak negatif
Gadget juga memiliki dampak negatif bagi remaja Indonesia sebagai pengguna gadget. Banyak yang menganggap gadget tersebut adalah sebagian dari hidup mereka, sehingga dimanapun mereka  sering membawa Smart Phone-nya. Seringkali uang kita habis untuk memenuhi kebutuhan gengsi semata. Jadilah kita sebagai budak gadget. Selain itu gadget dapat menyebabkanunsocial condition, yaitu seorang remaja tidak mau bermain bersama teman maupun lingkungan sekitarnya. Dengan adanya gadget, remaja dapat mengurung diri karena asik dengan segala aplikasi permainan di dalamnya, remaja juga susah untuk berkreatif serta menjadi malas belajar dan berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasapun menjadi terganggu karena remaja yang eksis di dunia maya tidak memiliki aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Hal ini membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata. 
Dampak negatif tersebut dapat dilihat dari segi kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Dari segi kesehatan, radiasi yang dipancarkan oleh gadget dapat menyebabkan kerusakan mata dan ketulian, serta meningkatkan risiko penyakit kanker (Nurdiani, 2013).
Sementara itu, dari segi sosial, penggunaan gadget menyebabkan para remaja menjadi kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Hal ini dikarenakan para remaja terlalu asyik saat menggunakan gadget-nya sehingga tidak memedulikan orang lain yang ada di sekitarnya. Terlalu asyik dengan gadget juga menyebabkan para remaja menjadi malas untuk belajar karena seluruh waktunya hanya difokuskan bagi gadget.
Dampak negatif penggunaan gadget dari segi ekonomi adalah berkembangnya konsumerisme di kalangan remaja. Hal ini disebabkan oleh keinginan para remaja untuk terus membeli gadget terbaru dalam rangka mengikuti perkembangan. Selain itu, para remaja juga menjadi lebih boros untuk biaya operasional gadget. Biaya operasional tersebut mencakup pembelian pulsa, biaya menyervis, dan pembelian aksesoris untuk gadget (Oktaviani, 2011).
E.     Tindakan yang Dilakukan untuk Menghindari
Penyalahgunaan Gadget Gadget yang selalu digunakan oleh pelajar dapat mempengaruhi prestasi belajar siwa. Hal tersebut dapat terjadi jika pelajar tidak bisa menghindari penyalahgunaan gadget. Maka dari itu, pelajar melakukan tindakan untuk menghindari penyalahgunaan gadget. Tindakan tersebut diantaranya adalah:
1.      Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
2.      Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
3.      Tidak membawa gadget ke sekolah atau mematikan gadget saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.
4.      Ketika berada dirumah, mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan memanfaatkan gadget.
5.      Membatasi penggunaan gadget.
6.      Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno.
7.      Memanfaatkan gadget seperlunya


pendapat saya lebih baik remaja tidak di berikan gadget karna bisa menjadi malas untuk belajar 

Monday, 5 March 2018

Penganiayaan guru oleh siswa di sampang, begini kronologinya



KONTRIBUTOR PAMEKASAN, TAUFIQURRAHMAN Kompas.com - 03/02/2018, 10:04 WIB Pres rilis Polres
Sampang terkait dengan kronologi penganiaayaan guru SMAN 1 Torjun oleh muridnya.(Kode Penulis : KOMPAS.com/Taufiqurrahman) SAMPANG, KOMPAS.com — Penganiayaan berujung maut yang dilakukan seorang murid SMAN 1 Torjun, HI (170 kepada gurunya, Ahmad Budi Cahyono (26) memunculkan berbagai versi di publik. Untuk meluruskan hal itu, Polres Sampang menggelar konferensi pers pada Jumat (2/2/2018) malam, di Mapolres Sampang, Jawa Timur. Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengatakan, banyak informasi simpang siur beredar di masyarakat. Bahkan, ada pula pihak yang langsung mempublikasikan kejadian, meski belum mengetahui detail kejadiannya. Baca juga: Mendagri: Guru Garda Terdepan dalam Mengamalkan Pancasila Berikut kronologi penganiayaan HI terhadap sang guru yang disampaikan Budi: 1. Pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 13.00, korban mengisi pelajaran seni melukis di halaman depan kelas XII. Semua siswa diberi tugas melukis. Pelaku tidak menghiraukan apa yang ditugaskan korban. 2. Korban kemudian menegur pelaku agar mengerjakan tugas seperti temannya yang lain. Teguran itu tetap tidak dihiraukan pelaku.  3. Karena teguran tidak dihiraukan, korban kemudian menggoreskan cat ke pipi pelaku. 4. Pelaku tidak terima dan mengeluarkan kalimat tidak sopan. 5. Karena tidak sopan, korban memukul pelaku dengan kertas absen. 6. Pukulan itu ditangkis pelaku dan langsung menghujamkan pukulan ke pelipis sebelah kanan korban. Akibatnya, korban tersungkur.  7. Murid yang lain melerai pelaku dan korban. 8. Korban bangun setelah terjatuh. Lengan kiri korban lecet karena menahan tubuhnya saat terjatuh. 9. Seusai kejadian tersebut, seluruh siswa masuk kelas. Di dalam kelas, pelaku sempat meminta maaf kepada korban disaksikan murid-murid yang lain.  10. Setelah pelajaran usai, korban dan pelaku pulang ke rumahnya masing-masing. Korban masih sempat bercerita kepada kepala sekolah tentang kejadian pemukulan yang dilakukan muridnya.  11. Setiba di rumah, korban langsung istirahat karena mengeluh pusing dan sakit kepala. Sekitar pukul 15.00, korban dibawa ke Puskesmas Jrengik, Kabupaten Sampang. Karena pihak Puskesmas tidak mampu menangani, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit daerah Kabupaten Sampang. Korban kembali dirujuk ke rumah sakit DR Soetomo, Surabaya. 12. Pihak rumah sakit kemudian menangani korban dan korban dinyatakan mengalami mati batang otak (MBO), yang menyebabkan seluruh organ tubuhnya tidak berfungsi. Dokter memprediksi, korban tidak akan hidup lama. 13. Sekitar pukul 21.40, korban dinyatakan meninggal dunia. Korban kemudian langsung dibawa pulang ke rumahnya di Sampang. "Saya luruskan, tidak ada penghadangan korban oleh pelaku setelah jam pulang sekolah. Kejadian penganiayaan yang sebenarnya di depan halaman kelas," kata Budi. Ia berharap, tidak ada lagi informasi simpang siur mengenai peristiwa ini. Baca juga: Murid Aniaya Guru, Puti Soekarno Nilai Dunia Pendidikan Ternoda "Polres Sampang terus mendalami kasus ini dan pelaku sudah ditahan. (Jumat) malam ini (pelaku) sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.  Meski termasuk kategori di bawah umur, HI tetap dikenakan Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penganiayaan Guru oleh Siswa di Sampang, Begini Kronologinya...", https://regional.kompas.com/read/2018/02/03/10041991/penganiayaan-guru-oleh-siswa-di-sampang-begini-kronologinya
Penulis : Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman

sumber;kompas.com


Sekolah Anak Almarhum Budi Guru Korban Penganiayaan Siswa Dibiayai Oleh Negara

Minggu, 4 Februari 2018 05:17 WIB

facebook
Sianit Sinta dan dan Ahmad Budi Cahyono 

TRIBUNNEWS.COM, SAMPANG - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjamin biaya pendidikan calon anak almarhum Ahmad Budi Cahyono, guru SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang.
Guru ini meninggal dunia karena dianiaya oleh muridnya, HI.
Meski anak Budi masih berusia lima bulan di kandungan ibunya, pemerintah sudah menjamin semua biaya pendidikannya kelak ketika bersekolah.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad, ketika mengunjungi rumah duka, Sabtu (3/2/2018), mengatakan, Kemendikbud sudah menyiapkan mekanisme khusus bagi anak Budi Cahyono untuk mendapatkan beasiswa pendidikan.
Mekanisme tersebut akan diatur lebih lanjut.
"Pemerintah sudah menjamin penuh pendidikan anak-anak almarhum kelak ketika sudah sekolah. Ini kebijakan dari Pak Menteri," ujar Hamid Muhammad.
Awalnya, Kemendikbud berencana memberikan apresiasi besar kepada ayah kandung korban, Muhamad Satuman Ashari, untuk menjadi PNS istimewa karena jasanya sebagai guru honorer di SMAN 1 Sampang selama 20 tahun.
Karena terganjal aturan di Badan Kepegawaian Negara (BKN), penghargaan tersebut batal.
"Kami tidak bisa menabrak aturan pengangkatan PNS istimewa kepada ayah korban. Sehingga biaya pendidikan anak-anak korban saja yang bisa diberikan kelak," imbuh Hamid Muhammad.
Hamid prihatin atas kejadian penganiayaan guru oleh murid.
Apalagi peristiwa itu terjadi di Madura.
Orang Madura dikenal sangat menjunjung tinggi akhlak kepada gurunya setelah kedua orangtuanya.
Bahkan orang Madura memiliki filosofi yang kuat yang dikenal dengan sebutan, Bhuppa-Bhabbu', Ghuru Rato (Ayah-Ibu, Guru-Raja).

"Pergeseran budaya mungkin sudah banyak mempengaruhi kondisi sosial di Madura. Tapi mungkin ini hanya satu kasus yang tidak bisa digeneralisir," ungkapnya. (kompas.com/taufiqurrahman)

pendapat saya orang tua diharapkan memperhatihakan siswa nya jangan hanya menitipkan kepada sekolah saja orang tua harus tau dimana letak tempat anak anak nya bermain karna akibat jaman semakin canggih seperti inilah kisah nya hal yang seharus nya tidak terjadi justru terjadi dimana seorang guru dianiaya oleh muridnya.
sumber;tribun news.com